Linguistik Forensik Terhadap Klaim Mama Gufron Tentang Bahasa Arab/Suryani: Kajian Hukum Kebahasaan
Keywords:
Bahasa Arab, Bahasa Suryani, Kejujuran Berbahasa, Linguistik ForensikAbstract
Penelitian ini merupakan kajian linguistik forensik melalui pendekatan linguistik Arab yang bertujuan untuk menganalisis bahasa Arab mama Gufron dengan analisis linguistik forensik dan klaim bahasa suryani dalam konteks kejujuran berbahasa. Metode riset yang digunakan penelitian kualitatif dengan model studi kasus dengan objek penelitian yaitu perkataan mama gufron yang viral di media sosial. Data didapatkan dari observasi secara tidak langsung melalui video media sosial dan sumber literatur lain yang berkaitan, kemudian data dianalisis menggunakan analisis wacana Van Dijk yaitu struktur mikro semantik, sintaksis dan stilistik. Riset ini membuktikan bahwa lafaz yang diucapkan mama Gufron termasuk dalam bahasa Arab, baik secara gramatikal, fonologi, dan morfologi. Selanjutnya adanya kesalahan dalam bentuk kosa kata Arab, kohesi, susunan kata (tarkib) serta tidak ditemukannya kata kerja (fiil). Susunan kalimat yang diucapkan tidak memenuhi syarat sebagai kalimat yang berfaidah dalam bahasa Arab, serta ditemukan kosa kata yang diucapkan secara berulang. Hal ini mengindikasikan ketidakjujuran berbahasa mama Gufron sebagai seseorang yang tidak menguasai bahasa Arab, dan menolak klaim bahasa bahasa Suryani yang diucapkannya








